{"id":2965,"date":"2025-01-30T08:36:00","date_gmt":"2025-01-30T08:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/jurudesain.com\/?p=2965"},"modified":"2025-10-06T06:04:09","modified_gmt":"2025-10-06T06:04:09","slug":"food-grade","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/jurudesain.com\/blog\/food-grade\/","title":{"rendered":"Apa Itu Food Grade? Jenis dan Manfaat Penggunaannya"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Jurudesain.com \u2013&nbsp;<\/em>\u201cFood Grade\u201d mengacu pada bahan-bahan atau produk yang telah diuji dan disetujui untuk digunakan dalam kontak langsung dengan makanan tanpa membahayakan kesehatan konsumen. Baik itu bahan kemasan, alat masak, atau bahan tambahan, semuanya harus memenuhi standar keamanan yang ketat untuk dikategorikan sebagai \u201cFood Grade\u201d.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam dunia kuliner dan pengolahan makanan, keamanan bahan yang digunakan adalah prioritas utama. Menggunakan produk yang berlabel \u201cFood Grade\u201d memastikan bahwa makanan yang kita konsumsi bebas dari kontaminasi yang bisa menyebabkan penyakit atau reaksi alergi. Hal ini tidak hanya menyangkut kesehatan publik tetapi juga menjaga reputasi dan kredibilitas dari produsen makanan serta restoran. Dengan meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kualitas dan keamanan makanan, pemahaman tentang apa itu Food Grade menjadi semakin relevan dan penting.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Food Grade?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter\" id=\"attachment_2968\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"300\" src=\"https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/food-grade2-300x300.png\" alt=\"Apa Itu Food Grade\" class=\"wp-image-2968\" srcset=\"https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/food-grade2-300x300.png 300w, https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/food-grade2-1024x1024.png 1024w, https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/food-grade2-150x150.png 150w, https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/food-grade2-768x768.png 768w, https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/food-grade2.png 1200w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Apa Itu Food Grade<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>\u201cFood Grade\u201d adalah sebuah istilah yang digunakan untuk menggambarkan bahan atau produk yang aman untuk kontak langsung dengan makanan. Untuk mendapatkan status ini, bahan tersebut harus memenuhi beberapa kriteria teknis, termasuk tetapi tidak terbatas pada:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Non-toksik:<\/strong>\u00a0Tidak menimbulkan risiko kesehatan jika terjadi kontaminasi ke dalam makanan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Inert:<\/strong>\u00a0Tidak bereaksi dengan makanan atau tidak mengubah sifatnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Tahan suhu dan kelembaban:<\/strong>\u00a0Tidak mengalami degradasi yang dapat menimbulkan kontaminasi saat digunakan dalam berbagai kondisi pengolahan makanan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Mudah dibersihkan:<\/strong>\u00a0Desain atau bahan yang memungkinkan pembersihan menyeluruh tanpa meninggalkan residu.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Regulasi dan Standar<\/h2>\n\n\n\n<p>Penetapan standar \u201cFood Grade\u201d diatur oleh badan-badan regulasi di berbagai negara:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>FDA (Food and Drug Administration)<\/strong>\u00a0di Amerika Serikat memiliki standar ketat untuk bahan yang diizinkan kontak dengan makanan, termasuk dalam GRAS (Generally Recognized As Safe) list.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan)<\/strong>\u00a0di Indonesia memastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan dalam makanan memenuhi standar keamanan nasional.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>EFSA (European Food Safety Authority)<\/strong>\u00a0di Eropa menetapkan regulasi yang mirip, menitikberatkan pada keamanan konsumen dan kualitas produk makanan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Regulasi ini mencakup evaluasi terhadap bahan baku, proses produksi, dan bahkan cara penyimpanan dan transportasi untuk memastikan bahwa dari awal hingga akhir, produk tetap aman untuk konsumsi manusia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-Jenis Food Grade<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter\" id=\"attachment_2967\"><img decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"200\" src=\"https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/apa-itu-food-grade-300x200.webp\" alt=\"Apa Itu Food Grade\" class=\"wp-image-2967\" srcset=\"https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/apa-itu-food-grade-300x200.webp 300w, https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/apa-itu-food-grade.webp 719w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Apa Itu Food Grade<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">A. Bahan Kemasan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kemasan makanan adalah salah satu aspek terpenting dalam penggunaan bahan Food Grade. Jenis-jenis material ini termasuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Plastik<\/strong>:\u00a0HDPE (High-Density Polyethylene), LDPE (Low-Density Polyethylene), PET (Polyethylene Terephthalate), dan PVC (Polyvinyl Chloride) yang telah disertifikasi aman untuk kontak dengan makanan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kaca<\/strong>:\u00a0Digunakan untuk <a href=\"https:\/\/jurudesain.com\/blog\/fakta-unik-desain-kemasan\/\"  data-wpil-monitor-id=\"200\">kemasan<\/a> yang membutuhkan kekuatan dan ketahanan terhadap reaksi kimia.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Kertas<\/strong>:\u00a0Kertas yang dilapisi atau tidak dilapisi, sering digunakan untuk pembungkus makanan cepat saji atau kue-kue.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Logam<\/strong>:\u00a0Seperti <a href=\"https:\/\/jurudesain.com\/blog\/kemasan-aluminium-foil\/\"  data-wpil-monitor-id=\"39\">aluminium<\/a> dan stainless steel yang tidak bereaksi dengan makanan dan aman digunakan untuk kemasan kaleng atau foil.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">B. Bahan Tambahan<\/h3>\n\n\n\n<p>Bahan tambahan juga harus memenuhi standar Food Grade, termasuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pengawet<\/strong>:\u00a0Untuk memperpanjang masa simpan tanpa membahayakan kesehatan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pewarna<\/strong>:\u00a0Yang aman untuk konsumsi dan tidak berbahaya jika dikonsumsi dalam jumlah tertentu.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pemanis<\/strong>:\u00a0Baik alami maupun buatan, yang telah disetujui aman oleh otoritas kesehatan.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Emulsifier dan Stabilizer<\/strong>:\u00a0Untuk memastikan tekstur dan kestabilan produk makanan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">C. Peralatan dan Alat Masak<\/h3>\n\n\n\n<p>Peralatan yang digunakan dalam pengolahan makanan harus memenuhi standar keamanan, termasuk:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Pisau dan Alat Potong<\/strong>:\u00a0Terbuat dari material yang tidak bereaksi dengan makanan seperti stainless steel.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Papan Potong<\/strong>:\u00a0Bahan plastik atau kayu yang tidak menimbulkan risiko kontaminasi bakteri.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Wajan, Panci, dan Alat Masak Lainnya<\/strong>:\u00a0Material yang tahan panas, tidak bereaksi dengan makanan, dan mudah dibersihkan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Setiap jenis bahan Food Grade ini dirancang untuk memastikan bahwa makanan tetap aman dari awal hingga akhir proses pengolahan, penyimpanan, dan penyajian. Pemilihan bahan yang tepat tidak hanya menjaga keamanan konsumen tetapi juga mempengaruhi kualitas, rasa, dan daya tahan produk makanan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Penggunaan Food Grade<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter\" id=\"attachment_2966\"><img decoding=\"async\" width=\"300\" height=\"222\" src=\"https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-kemasan-food-grade-300x222.webp\" alt=\"Apa Itu Food Grade\" class=\"wp-image-2966\" srcset=\"https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-kemasan-food-grade-300x222.webp 300w, https:\/\/jurudesain.com\/wp-content\/uploads\/2025\/01\/contoh-kemasan-food-grade.webp 696w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Apa Itu Food Grade<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">A. Keamanan Kesehatan<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mencegah Kontaminasi:\u00a0Penggunaan bahan yang Food Grade meminimalkan risiko kontaminasi kimiawi atau bakteriologi yang bisa menyebabkan penyakit.<\/li>\n\n\n\n<li>Alergi dan Sensitivitas:\u00a0Bahan-bahan ini diuji untuk memastikan tidak menyebabkan reaksi alergi atau sensitivitas pada konsumen.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">B. Kualitas Produk<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Menjaga Kualitas Makanan:\u00a0Produk Food Grade tidak bereaksi dengan makanan, sehingga rasa, aroma, dan tekstur makanan tetap terjaga.<\/li>\n\n\n\n<li>Lama Simpan:\u00a0Beberapa bahan kemasan Food Grade membantu dalam memperpanjang masa simpan makanan tanpa menggunakan pengawet berlebihan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">C. Kepatuhan Hukum dan Standar<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memenuhi Regulasi:\u00a0Menggunakan bahan yang sesuai dengan standar Food Grade memastikan bahwa produsen mematuhi regulasi kesehatan dan keselamatan makanan, menghindari sanksi hukum dan penarikan produk dari pasaran.<\/li>\n\n\n\n<li>Standar Internasional:\u00a0Untuk perusahaan yang mengekspor produk mereka, standar ini memungkinkan untuk memenuhi persyaratan berbagai pasar internasional<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">D. Kepercayaan Konsumen<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Meningkatkan Reputasi:\u00a0Konsumen lebih cenderung mempercayai produk dari perusahaan yang jelas menggunakan material Food Grade, yang membantu dalam membangun dan menjaga reputasi merek.<\/li>\n\n\n\n<li>Kepuasan Pelanggan:\u00a0Produk yang aman dan berkualitas tinggi menyebabkan tingkat kepuasan konsumen yang lebih tinggi, yang bisa menyebabkan loyalitas dan rekomendasi dari mulut ke mulut.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Manfaat dari penggunaan bahan Food Grade tidak hanya terbatas pada aspek keamanan tetapi juga mempengaruhi ekonomi, pemasaran, dan kualitas hidup konsumen. Ini menciptakan lingkungan bisnis yang lebih etis dan bertanggung jawab, memastikan bahwa kepentingan kesehatan konsumen selalu menjadi prioritas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Contoh Penggunaan di Industri<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">A. Industri Pengolahan Makanan<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><a href=\"https:\/\/jurudesain.com\/blog\/kelebihan-dan-kekurangan-kemasan-plastik\/\"  data-wpil-monitor-id=\"91\">Kemasan:\u00a0Penggunaan film plastik<\/a> Food Grade untuk mengemas makanan kering, basah, atau beku, seperti vakum packaging untuk daging atau kemasan kedap udara untuk makanan siap saji.<\/li>\n\n\n\n<li>Bahan Tambahan:\u00a0Penambahan vitamin, mineral, atau asam amino dalam produk makanan yang memenuhi standar Food Grade untuk menambah nilai gizi.<\/li>\n\n\n\n<li>Peralatan:\u00a0Penggunaan conveyor belt dari material yang aman untuk transportasi makanan dalam proses produksi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">B. Restoran dan Katering<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Alat Masak:\u00a0Wajan anti-lengket dengan lapisan yang aman untuk makanan, pisau dari stainless steel yang tidak berkarat, dan papan potong dari material yang mudah dibersihkan.<\/li>\n\n\n\n<li>Kemasan untuk Takeaway:\u00a0Kotak makan siang, kantong, dan gelas kertas atau plastik yang telah disertifikasi Food Grade untuk memastikan keamanan makanan yang dibawa pulang.<\/li>\n\n\n\n<li>Penyimpanan:\u00a0Wadah penyimpanan makanan dari plastik atau kaca yang tidak mengubah rasa atau aroma makanan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">C. Rumah Tangga<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kemasan:\u00a0Plastik wrap, <a href=\"https:\/\/jurudesain.com\/blog\/standing-pouch\/\">standing pouch<\/a> dan kemasan makanan lainnya untuk penyimpanan sisa makanan atau untuk membawa bekal.<\/li>\n\n\n\n<li>Peralatan Dapur:\u00a0Penggunaan sendok, garpu, dan alat masak lain dari material yang tidak mengandung BPA atau bahan berbahaya lainnya.<\/li>\n\n\n\n<li>Produk Pembersih:\u00a0Bahan pembersih khusus untuk peralatan masak dan area dapur yang aman jika residu tersisa bersentuhan dengan makanan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Penggunaan bahan Food Grade di berbagai industri dan rumah tangga menunjukkan betapa pentingnya standar ini dalam menjaga kesehatan dan keamanan konsumen. Baik di tingkat industri besar maupun dalam kehidupan sehari-hari, pemilihan bahan yang benar memainkan peran krusial dalam menjaga mutu dan keamanan makanan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tantangan dan Pertimbangan<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">A. Biaya<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Produk Lebih Mahal:\u00a0Bahan yang memenuhi standar Food Grade sering kali memiliki harga yang lebih tinggi dibandingkan dengan bahan yang tidak memenuhi standar tersebut karena proses produksi yang lebih ketat, pengujian, dan sertifikasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Investasi Awal:\u00a0Untuk bisnis kecil atau individu, mengadopsi bahan Food Grade dalam seluruh proses produksi atau penggunaan rumah tangga mungkin memerlukan investasi awal yang signifikan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">B. Pilihan Material<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Keterbatasan Material:\u00a0Tidak semua material yang ingin digunakan dalam industri makanan tersedia dalam versi Food Grade, yang dapat membatasi inovasi atau pilihan <a href=\"https:\/\/jurudesain.com\/blog\/pentingnya-desain-produk\/\"  data-wpil-monitor-id=\"199\">desain produk<\/a>.<\/li>\n\n\n\n<li>Kompromi dalam Sifat Material:\u00a0Beberapa material Food Grade mungkin tidak sekuat atau sefleksibel material yang tidak berlabel Food Grade, memerlukan penyesuaian dalam desain atau metode penggunaan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">C. Edukasi dan Kesadaran<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kesadaran Konsumen:\u00a0Banyak konsumen mungkin tidak sepenuhnya memahami pentingnya produk Food Grade, yang bisa menjadi tantangan dalam pemasaran dan pendidikan konsumen.<\/li>\n\n\n\n<li>Edukasi Industri:\u00a0Di beberapa daerah atau industri, mungkin ada kekurangan dalam edukasi tentang standar Food Grade, yang bisa menyebabkan penggunaan bahan-bahan yang tidak sesuai standar tanpa disadari.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pertimbangan ini memerlukan pendekatan yang holistik dalam implementasi standar Food Grade, termasuk edukasi yang berkelanjutan, inovasi dalam bahan baku, dan strategi bisnis yang mempertimbangkan biaya tambahan sambil tetap memprioritaskan keamanan dan kualitas. Meski ada tantangan, manfaat dari menggunakan produk Food Grade dalam jangka panjang jelas menguntungkan baik dari segi kesehatan publik maupun keberlanjutan bisnis.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam dunia makanan yang semakin kompleks dan global, pemahaman dan implementasi standar \u201cFood Grade\u201d menjadi krusial. Food Grade bukan hanya sebuah label, tetapi sebuah jaminan keamanan bagi konsumen, memastikan bahwa dari proses produksi hingga penyajian, makanan tetap aman untuk dikonsumsi.<\/p>\n\n\n\n<p>Penggunaan bahan-bahan yang memenuhi standar ini memberikan berbagai manfaat mulai dari keamanan kesehatan, peningkatan kualitas produk, kepatuhan terhadap regulasi, hingga membangun kepercayaan konsumen. Namun, ada juga tantangan yang harus dihadapi seperti biaya produksi yang lebih tinggi, keterbatasan dalam pilihan material, dan pentingnya edukasi baik untuk konsumen maupun industri.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menyeimbangkan manfaat dan tantangan ini, kolaborasi antara produsen, regulator, dan konsumen diperlukan. Produsen harus terus berinovasi untuk menemukan solusi yang lebih efisien dan ekonomis, regulator perlu memastikan standar tetap relevan dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan, sementara konsumen harus terus diberikan informasi yang jelas dan akurat tentang pentingnya memilih produk Food Grade.<\/p>\n\n\n\n<p>Akhirnya, mendorong penggunaan produk Food Grade bukan hanya tentang mematuhi aturan, tapi juga tentang membangun budaya kesehatan dan keselamatan makanan yang tinggi. Semua pihak harus berperan dalam memastikan bahwa makanan yang kita konsumsi setiap hari tidak hanya lezat, tetapi juga aman dan berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Anda butuh jasa desan <a href=\"https:\/\/jurudesain.com\/blog\/sejarah-kemasan\/\"  data-wpil-monitor-id=\"80\">kemasan<\/a>, pilihlah jurudesain.com yang telah berpengalaman dalam membuat jasa desain kemasan profesional &amp; berkualitas. Yuk kunjungi&nbsp;<a href=\"https:\/\/jurudesain.com\/jasa-desain-kemasan\/\">jasa desain kemasan<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p><em><strong>Referensi<\/strong><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.fda.gov\/\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\" target=\"_blank\">FDA (Food and Drug Administration)<\/a><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em><a href=\"https:\/\/www.pom.go.id\/\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\" target=\"_blank\">BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) Indonesia<\/a><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.efsa.europa.eu\/en\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener nofollow\"><em>EFSA (European Food Safety Authority)<\/em><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Jurudesain.com \u2013&nbsp;\u201cFood Grade\u201d mengacu pada bahan-bahan atau produk yang telah diuji dan disetujui untuk digunakan dalam kontak langsung dengan makanan tanpa membahayakan kesehatan konsumen. Baik itu bahan kemasan, alat masak, atau bahan tambahan, semuanya harus memenuhi standar keamanan yang ketat untuk dikategorikan sebagai \u201cFood Grade\u201d. Dalam dunia kuliner dan pengolahan makanan, keamanan bahan yang digunakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2966,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[52],"tags":[],"class_list":["post-2965","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kemasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/jurudesain.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2965","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/jurudesain.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/jurudesain.com\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurudesain.com\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurudesain.com\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2965"}],"version-history":[{"count":14,"href":"https:\/\/jurudesain.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2965\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5082,"href":"https:\/\/jurudesain.com\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2965\/revisions\/5082"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/jurudesain.com\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2966"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/jurudesain.com\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2965"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurudesain.com\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2965"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/jurudesain.com\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2965"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}